Sukoharjo – Pengajian Jamaah Sembilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wonorejo, Cabang Blimbing, Daerah Sukoharjo, dilaksanakan di Gedung TPQ Wonorejo pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, yang tampak antusias mengikuti kajian.
Pengajian menghadirkan Ustaz Ahmad Riyadi, S.Pd. dari Pondok Pesantren Ngruki Solo. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema “Keutamaan Ilmu dan Kedudukannya”, yang menegaskan bahwa ilmu memiliki posisi yang sangat mulia dalam ajaran Islam.
Dalam penyampaiannya, Ustaz Ahmad Riyadi menegaskan bahwa kedudukan ilmu sejajar dengan keimanan. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Mujādilah ayat 11:
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
Menurutnya, ayat tersebut menunjukkan bahwa kemuliaan seorang hamba tidak hanya diukur dari keimanannya, tetapi juga dari sejauh mana ia menuntut dan mengamalkan ilmu.
Ia juga menekankan bahwa ilmu tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus dicari dengan sungguh-sungguh. Ustaz Riyadi mengibaratkan luasnya ilmu sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an QS. Al-Kahfi ayat 109:
“Seandainya lautan menjadi tinta untuk menuliskan kalimat-kalimat Tuhanku, niscaya habislah lautan itu sebelum habis kalimat-kalimat Tuhanku.”
Dalam penjelasannya, ia menguraikan bagaimana masyarakat Jazirah Arab yang pada masa jahiliah dikenal tertinggal dalam peradaban, kemudian berubah menjadi umat yang mulia setelah mendapatkan ilmu yang bersumber dari wahyu dan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Dari sanalah lahir peradaban Islam yang menjunjung tinggi nilai ilmu pengetahuan.
Ia menambahkan bahwa Islam telah melahirkan banyak ilmuwan besar yang karya dan pemikirannya diakui dunia, seperti Al-Biruni dan Ibnu Sina. Hal tersebut menjadi bukti bahwa kejayaan Islam dibangun di atas fondasi ilmu dan tradisi keilmuan yang kuat.
Sebagai penutup, Ustaz Ahmad Riyadi mengutip nasihat Imam Syafi’i:
Melalui pengajian ini, jamaah diharapkan semakin menyadari pentingnya menuntut dan mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam gerak dakwah dan persyarikatan Muhammadiyah.

0 komentar:
Posting Komentar