728x90 AdSpace

Latest News
Senin, 15 Juni 2026

Motivator Nasional Andie Kusuma Brata Raih Gelar Doktor, Teguhkan Peran Pendidikan Spiritual dalam Pembentukan Karakter Generasi


SURAKARTA – Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor atas nama promovendus H. Andie Kusuma Brata, M.M., M.Si., di Aula Pascasarjana Kampus Pakis, Klaten, Senin (15/6/2026). Dalam sidang yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut, Andie berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Manajemen Pendidikan Spiritual dalam Penguatan Karakter Islami Siswa (Studi Multikasus di MTsN Surakarta)”.

Keberhasilan ini mengantarkan Andie Kusuma Brata meraih gelar doktor ke-99 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta dengan predikat sangat memuaskan dan IPK 3,93.

Momen promosi doktor tersebut menjadi kisah inspiratif tersendiri. Meski harus mengikuti sidang menggunakan kursi roda karena kondisi kesehatan yang menurun, Andie mampu memaparkan hasil penelitiannya secara sistematis dan menjawab berbagai pertanyaan dewan penguji dengan baik.

Bagi dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, nama Andie Kusuma Brata bukanlah sosok yang asing. Ia dikenal sebagai motivator dan trainer nasional yang telah aktif sejak tahun 2005. Selama lebih dari dua dekade, ia berinteraksi dengan berbagai sekolah, madrasah, perguruan tinggi, serta lembaga pendidikan di berbagai daerah. Kiprahnya juga dekat dengan lingkungan Muhammadiyah melalui kegiatan pelatihan, pengembangan karakter, pembinaan generasi muda, dan pengajian di berbagai komunitas serta Amal Usaha Muhammadiyah.

Pengalaman panjang tersebut memperkuat keprihatinannya terhadap berbagai persoalan moral yang dihadapi generasi muda saat ini. Dalam disertasinya, Andie menyoroti fenomena perundungan, kekerasan remaja, serta berbagai bentuk penyimpangan perilaku yang semakin mengkhawatirkan.

“Hal itu mencerminkan melemahnya identitas moral yang seharusnya terbentuk pada masa transisi dari anak-anak menuju remaja,” paparnya di hadapan dewan penguji.

Menurut Andie, madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki tanggung jawab strategis dalam membentuk karakter Islami peserta didik melalui pembinaan spiritual yang terarah, sistematis, dan berkelanjutan.

Penelitian yang dilakukan di MTsN 1 Surakarta dan MTsN 2 Surakarta tersebut mengkaji manajemen pendidikan spiritual yang diterapkan di kedua madrasah serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter Islami siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Spiritual Building Training (SBT) yang dilaksanakan secara terstruktur mampu menjadi instrumen efektif dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan karakter peserta didik.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Spiritual Building Training (SBT) yang diterapkan mampu menjadi instrumen efektif dalam penguatan nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Andie menyimpulkan bahwa manajemen pendidikan spiritual merupakan fondasi penting dalam membentuk profil peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (PPRA), yakni beriman, berakhlak mulia, toleran, cinta damai, serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan landasan spiritual yang kuat.

“Manajemen pendidikan spiritual secara keseluruhan menjadi fondasi penting dalam membentuk profil siswa yang sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin,” jelasnya.

Temuan penelitian tersebut dinilai relevan dengan tantangan pendidikan masa kini yang tidak hanya menuntut capaian akademik, tetapi juga penguatan karakter dan moral generasi muda. Karena itu, konsep pendidikan spiritual yang dikembangkan melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif model penguatan karakter di lembaga pendidikan Islam.

Di balik keberhasilan akademiknya, perjalanan Andie menuju gelar doktor tidaklah mudah. Dalam proses penyelesaian disertasi, ia harus menghadapi berbagai ujian kehidupan. Salah satunya adalah wafatnya promotor utama yang membimbing penelitian tersebut, Prof. Dr. H. Syamsul Bakri, M.Ag., sebelum proses akademik selesai.

Tidak lama kemudian, duka kembali menghampiri ketika istri tercintanya berpulang ke rahmatullah. Di tengah kondisi tersebut, kesehatan Andie juga menurun hingga harus menggunakan kursi roda dalam aktivitas sehari-hari. Namun berbagai cobaan itu tidak menyurutkan tekadnya untuk menuntaskan studi doktoral.

Keteguhan tersebut mendapat apresiasi dari para penguji. Saat membacakan keputusan sidang, Ketua Sidang Prof. Dr. H. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag., menyatakan bahwa promovendus secara resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar doktor.

“Promovendus Dr. H. Andie Kusuma Brata, M.M., M.Si., resmi menyandang gelar doktor ke-99 dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Surakarta pada tahun 2026 dengan IPK 3,93,” ujarnya.

Keberhasilan Andie Kusuma Brata meraih gelar doktor diharapkan memberikan kontribusi teoritis maupun praktis bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam penguatan karakter peserta didik melalui pendekatan spiritual yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan.

Sidang terbuka yang dihadiri keluarga, sahabat, kolega, akademisi, serta para undangan tersebut ditutup dengan suasana penuh haru. Ucapan selamat dan doa mengalir kepada doktor baru itu sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan panjang yang telah dilaluinya serta harapan agar karya ilmiahnya memberi manfaat bagi kemajuan pendidikan dan pembinaan generasi berkarakter di Indonesia.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Motivator Nasional Andie Kusuma Brata Raih Gelar Doktor, Teguhkan Peran Pendidikan Spiritual dalam Pembentukan Karakter Generasi Rating: 5 Reviewed By: Admin 1 TablighMu